sulsel gagal panen

Hujan yang terus menerus ternyata menjadi dampak buruk bagi area persawahan padi di Kabupaten Pinrang, sulawesi Selatan. Ribuan hektar lahan persawahan milik petani di daerah itu mengalami gagal panen lantaran hujan yang intens belakangan hari ini, membauat lahan persawahan tersebut tergenang.

Berdasarkan data yang ada, sekitar 1.120 hektar sawah gagal panen. Sementara kecamatan Tiroang lah yang paling banyak menanggung gagal panen akibat hujan. Berbeda dengan kasus Gagal Panen Hantui Petani Magelang pada hari raya idul fitri kali ini.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Pinrang, Jhon Sampebua mengatakan, Pemerintah telah memberikan bantuan kepada 46 kelompok tani yang ada di Kecamatan Tiroang, akibat gagal panen tersebut.

“Bantuan yang disalurkan sebanyak 29,21 ton dan bisa menutupi kebutuhan benih untuk 1164.10 hektar,” kata Jhon Selasa (28/6/2016), dikutip dari rakyatku.com.

Jhon berharap, benih yang disediakan PT Pertani tersebut, segera dikelolah kembali agar dapat ditanami kembali sehingga hasilnya dapat dinikmati 3 bulan kedepan.

Sektor pertanian merupakan pendukung utama perekonomian masyarakat Pinrang, sehingga jika mendapatkan kendala harus segera ditangani.

Pasalnya, sebagian besar warga Kabupaten Pinrang menggantungkan hidupnya pada sektor pertanian.

Kabupaten Pinrang juga merupakan daerah penyanggah pangan nasional sehingga senantiasa menjaga kestabilan produksi nasional.

Terkait dengan hal itu, para petani seharusnya diikut-sertakan dalam asuransi untuk menjamin petani jika sewaktu- waktu harus mengalami gagal panen seperti saat ini.