Tubuhnya tegap. Matanya tajam laksana elang. Namun, masih terlihat tampak tersungging senyuman tatkala bersapa.

SUAPETANI.COM, JAKARTA. Ia adalah Kolonel Inf Nefra Firdaus, SE, MM. Pria tiga orang anak lulusan Akmil tahun 1992 kelahiran Padang Sidempuan 48 tahun silam, tergolong moncer karir militernya.

Baru saja usai Susdanrem TA 2017 bulan Maret lalu dan berhasil menyabet siswa kedua terbaik dari 33 Pamen se Indonesia, kini didapuk memimpin Korem 012/Teuku Umar Kodam Iskandar Muda menggantikan seniornya Kolonel Inf Djaka Budhi Sampurna, SSos yang kini sekolah di Lemhanas (5/4/2017).

IMG_5987
Acara seremonial Sertijab Danrem di Makodam Iskandar Muda Aceh

Mantan Aster Kasdam Kodam IM itu memang humanis. Tetapi tidak dipungkiri 16 tahun tugas keprajuritannya dihabiskan di Kopassus, membentuk mental Nefra tajam dan detil dalam melihat sesuatu.

“Siap mas. Bagaimana kabar?,” Sambut Nefra saat suarapetani.com datang ke tanah rencong dalam acara Panen Raya Jagung Pioneer Bersama Pangdam IM (saat itu) Mayjen TNI L Rudi Polandi, akhir Juli tahun lalu di Pidie Jaya.

“Pertanian itu menjadi salah satu concern TNI AD untuk membantu pemerintah dalam hal ini Kementan hingga mampu berswasembada pangan,” ujar Nefra menanggapi obrolan tentang pertanian di wilayah Aceh.

Sebagai perwira yang pernah bertugas di Sierra Leone sebagai pengamat militer dan ikut serta dalam Operasi Seroja di Timtim, Nefra menandaskan pentingnya pangan dalam kelangsungan kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Food war adalah situasi global yang tidak dipungkiri. Banyak negara miskin dan diperparah dengan konflik bersenjata karena kurangnya pangan. Oleh karenanya Indonesia wajib berdaulat pangan di negeri sendiri,” pungkas Nefra.

Jadi apa yang disampaikan oleh Panglima TNI, sambung Nefra, tepat adanya. Kita harus waspada. Proxy war telah bermutasi dalam banyak bentuk. Energi non fosil juga menjadi rebutan negara-negara lain.

“Petani harus dikuatkan. Saya akan perintahkan satuan jajaran di bawah kewenangan Korem 012/Teuku Umar untuk bantu petani dengan sepenuh hati dan tingkatkan pula pengetahuan anggota Babinsa dalam bertani,” tandasnya.

Korem 012/Teuku Umar membawahi Kodim 0105/Aceh Barat, Kodim 0107/Aceh Selatan, Kodim 0109/Aceh Singkil, Kodim 0110/Aceh Barat Daya, Kodim 0112/Sabang, Kodim 0114/Aceh Jaya, kodim 0115/Simeuleu, Kodim 0116/Nagan Raya, serta Yonif 115/Macan Leuser dan Yonif 116/Garda Samudera.

IMG_5985
Lepas sambut Danrem 012/TU di Makorem Alue Penyareng Aceh dari Kolonel Inf Djaka Budhi Sampurna, SSos kepada Kolonel Inf Nefra Firdaus SE, MM.

“Sebagai prajurit, tentu saya akan bekerja terbaik yang saya mampu untuk bangsa ini sesuai perintah atasan,” tegasnya.

“Bumi Serambi Mekkah ini teramat subur, saatnya putra daerah kembali mengulang sejarah Aceh yang dahulu terkenal sebagai daerah penghasil beras, tebu, pinang, kelapa, sirih, lada, hingga kopi,” tukas Nefra pengagum Bung Karno yang mempunyai hobby terjun payung, diving serta pembaca buku militer dan ensiklopedia itu.