SUARAPETANI.COM-LIMAPULUH KOTA: Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman melepas ekspor perdana 10 ribu ton manggis asal Ranah Minang ke China di Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatra Barat, Rabu (4/10/2018).

Eksportir buar manggis ini PT. Bumi Alam Sumatera (BAS) menyebutkan bahwa ekspor manggis dilakukan secara bertahap. Dari 10 ribu ton, sudah dikirim dua ton ke China via Bandara Internasional Minangkabau.

Direktur Kerjasama Antar Lembaga PT. BAS, Muhammad Bayu Vesky mengatakan, tahun ini pihaknya sudah melakukan kontrak bisnis dengan pembeli manggis di China sebanyak 10 ribu ton.

Pihaknya, ungkap Bayu, mendorong petani menghasilkan buah manggis kualitas super. Dengan demikian, pasar ekspornya bisa diperluas selain ke China. ” Kita juga akan membeli manggis dari para petani dengan harga yang sangat bagus,” janjinya.

Saat ini, pihaknya membeli buah manggis dari petani satu kilogramnya seharga Rp28 Ribu. Harganya fluktuatif, tergantung dari kondisi pasar saat ini dan masa yang akan datang. Namun, kecenderungannya harga akan naik untuk kualitas super. “Yang jelas kita akan berusaha meningkatkan kesejahteraan para petani,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman memuji eksportir anak ‘nagari’ tersebut. Sebab, dari 10 eksportir yang ada, baru pertama kali ini eksportir dari Sumatra Barat.

Dia mengungkapkan, prediksi ekspor manggis di tahun 2018 mencapai 60 ribu ton atau naik 554 persen dari 2017 yang hanya 9.167 ton.
Potensinya masih terbuka lebar bagi daerah lain.

Menurutnya, Sumatra Barat belajar dari nol dan berhasil menjadi sentra manggis. Kini mampu mengekspornya. Pemenuhan syarat produk bermutu mulai dari registrasi kebun, sertifikasi packaging house hingga pelayanan karantina. Proses tersebut patut didampingi dan dikawal Kementan. “Ini patut menjadi contoh daerah lain,” ujarnya.

Menurut Amran, potensi pertanian Indonesia sangat besar untuk menyediakan pangan secara berdaulat yakni tanpa impor. Sentra produksi manggis di Indonesia tersebar dari Sumatra sampai Nusa Tenggara Barat. (*)